Home > Sex > Bercinta Aman Saat Hamil

Bercinta Aman Saat Hamil

October 28, 2009 Leave a comment Go to comments

Sebagai wanita hamil mungkin Anda berpikir sebaiknya menghindari dulu berhubungan intim dengan suami. Atau mungkin suami yang menolak berhubungan intim karena takut acara bercinta akan ‘menyakiti’ sang calon bayi. Wah.. Padahal semua itu belum tentu benar lho. Lantas bagaimana cara hubungan intim yang nyaman pada saat perut sudah mulai membesar? Ini dia tipsnya..

Posisi Nyaman Bercinta Saat HamilHamil tidak harus berarti stop berhubungan intim. Pasangan suami istri masih dapat melakukan hubungan intim, kecuali jika ada alasan medis dan atas saran dari dokter untuk tidak melakukannya.

Akan tetapi pada saat kehamilan sudah semakin membesar maka perut akan semakin besar pula, sehingga disarankan agar perempuan hamil pBercintaerlu melakukan dan mencari posisi bercinta yang nyaman.

Beberapa pakar kesehatan menegaskan, pada kehamilan muda usia tiga bulan atau trimester pertama, pasutri masih harus waspada dan sebaiknya tidak melakukan hubungan intim dulu. Hal ini berlandaskan pada alasan karena tiga bulan pertama merupakan masa rawan di mana janin mulai terbentuk. Kalau terkena benturan sedikit, janin rawan keguguran.

Namun demikian, berhubungan intim saat hamil tidaklah membahayakan bila dilakukan dengan sangat hati-hati. Bahkan, beberapa pakar kandungan mengatakan bahwa melakukan hubungan intim sangat dianjurkan untuk memperlancar proses persalinan.

Berikut ini adalah posisi seks yang aman dilakukan pada kehamilan trimester II:

1. Woman on Top; Posisi ini yang paling nyaman untuk banyak perempuan hamil terutama karena dapat menghindari tekanan yang berlebihan pada bagian perut dan sekaligus dapat mengontrol kedalaman penetrasi.
2. Sitting Style; Posisi ini biasanya pada kehamilan pertengahan atau lanjut di mana tidak memerlukan banyak gerakan. Pria duduk dan perempuan duduk di atasnya saling berhadapan atau membelakangi sang pria, bila perut sudah sangat besar. Posisi ini juga memungkinkan perempuan untuk mengontrol kedalaman penetrasi.
3. Posisi laki-laki di atas tetapi berbaring hanya sepatuh tubuh.
4. Standing Style.

Mengenai ‘strategi’ pemilihan posisi saat berhubungan seks ini sangat beragam, semua tergantung pada kesiapan fisik dan psikis yang bersangkutan. Bagi sebagian perempuan, kehamilan justru meningkatkan dorongan seksual, tetapi bagi sebagian lain tidak berpengaruh. Sementara bagi perempuan yang lain, kehamilan justru menekan atau menurunkan dorongan seksual.

Sementara itu, seks ketika hamil dipengaruhi oleh beberapa hal yang berbeda-beda. Hal-hal yang mempengaruhi aktivitas seksual seseorang ketika sedang hamil, yaitu:

* Kepercayaan yang telah dimiliki tentang seks
* Kepercayaan yang pasangan miliki tentang seks
* Kondisi fisik pada saat kehamilan
* Kondisi emosional pada saat kehamilan

Di luar dari faktor-faktor tersebut, sebenarnya seks pada saat kehamilan bisa lebih nikmat. Cairan vagina lebih meningkat dan perubahan pada area genital membuat beberapa orang justru lebih bisa merasakan orgasme.

Sekedar mengingatkan, apapun jenis posisinya, usahakan bahwa yang paling penting dari semua posisi seks selama kehamilan ini hendaknya TIDAK memberikan tekanan ke bagian perut perempuan hamil.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: