Home > Religi > Kerja Keras adalah Energi Kita

Kerja Keras adalah Energi Kita

November 19, 2009 Leave a comment Go to comments

Jihad dalam makna bahasanya artinya bersungguh-sungguh atau dengan kata lain bekerja keras. Karena kerja keras adalah energi kita maka seseorang yang bekerja dengan keras akan memiliki energi lebih banyak dari pekerja malas. Bekerja dengan sungguh-sungguh adalah termasuk bagian dari Jihad. Karena seseorang yang berjihad akan mengerahkan segala tenaga dan kemampuannya untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu mulia atau mati syahid.

Manusia itu sebenarnya diciptakan oleh Allah dengan kemampuan yang luar biasa. Bahkan sampai sekarang rekor-rekor baru di olimpiade selalu bisa dipecahkan. Kita tak pernah tahu sampai seberapa batas kemampuan manusia. Tapi untuk bisa menembus batas ini, bukan semata-mata menunggu kekuatan datang dari langit, tapi harus dengan sekuat tenaga dan kemampuan. Dengan kerja keras dan mengerahkan semua energi dan potensi yang kita miliki.

Dalam berjuang menegakkan kalimat Allah pun juga perlu kerja keras. Butuh pengorbanan besar baik waktu dan tenaga. Kemenangan tidak diraih dengan cuma-cuma. Butuh kerja extra sebagaimana Rasulullah SAW yang dengan kesabaran dan kekuatan kemauannya mampu membawa kejayaan Islam di dunia.

Kini, berperang mungkin bukanlah solusi terbaik. Disamping kekuatan senjata kita masih jauh dibawah musuh, kemampuan berperang kitapun juga kalah. Jika memaksakan diri angkat senjata, yang ada justru cemoohan dan cibiran dari umat Islam sendiri. Maka, strategi terbaik untuk bisa menang adalah dengan menyatu dan membaur dengan masyarakat. Menjadi bagian masyarakat itu sendiri. Mewarnai masyarakat dengan indahnya nilai-nilai Islam.

Selama kita tidak membawa senjata api atau senjata tajam, tidak ada seorangpun yang berhak menangkap atau menghukum kita. Padahal kita punya senjata yang jauh lebih efektif daripada rudal tercanggih sekalipun. Kita punya senjata yang takkan mampu ditangkis dengan anti roket terhebat di dunia. Senjata itu adalah Al-Quran dan Do’a.

Sudah terlalu banyak kisah-kisah ulama terdahulu yang mampu memenangkan pertempuran hanya dengan pasukan kecil. Tapi mereka punya senjata yang tak mampu dibendung musuh. Do’a yang mustajabah. Siapa di dunia ini yang bisa menangkap orang gara-gara mereka berdo’a? Maka marilah mulai mengasah kepekaan dan kedekatan kita pada Allah. Agar do’a kita mustajabah. Jika kita percaya Allah, seharusnya kita juga percaya bahwa Allah akan membantu kita memenangkan agamanya.

Mari bekerja keras, mengasah iman kita. Bekerja keras membantu menyelesaikan problem masyarakat. Semoga Allah meridlai perjuangan kita. Semangat kita, kerja keras kita dan menjadikan semuanya sebagai jembatan kita menuju jannahnya yang kekal Aamiin..

  1. December 2, 2009 at 1:16 pm
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: