Home > Love > Kau Hanya Berteduh

Kau Hanya Berteduh

November 22, 2009 Leave a comment Go to comments

Kenapa hujan tiba-tiba turun ke bumi
Menyuburkan tunas rasa di hati ?
Kenapa ada pertemuan
Jika akhirnya aku menuai kesedihan

Kenapa kau tiba-tiba hadir
Dengan sekuntum senyum
Beserta sekuncup semangat
Disaat kurasakan gersangnya kehidupan

Aku tahu…kau seorang pengembara
Hanya berteduh sebentar di beranda tuaku
Lalu akan melanjutkan perjalanan tanpa pernah kutahu kemana ?

Namun rasa telah melekat dalam dada ini
Cinta telah merebes ke seluruh nadi
Saat kutahu, kau mesti pergi
Mulutku terkunci
Hanya bisa menatapmu, berlalu dengan lunglai

Aku mesti menggulung rindu ini, dalam kain waktu
Rasa ini tak akan kubiarkan lagi memasungku
Pelan-pelan, kan’ kuhapus namamu dari memori kehidupanku
Kita dipertemukan bukan untuk menjadi satu
Jalanku dan jalanmu tak searah
Di persimpangan ini, kita mesti berpisah.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: