Home > Zzz > Puisi Hujan

Puisi Hujan

November 22, 2009 Leave a comment Go to comments

Hujan menyapa bumi…seakan-akan tak berarti…jatuh ketanah begitu saja

Tapi tetes itu selalu saja tersenyum menatapku

Tak ada kemarahan dan keegoisan di balik semua fisiknya

Dia terus menari-nari berusaha menggodaku…baik yang di atas genteng, atap mobil, di balik kaca dan di atas daun

Sementara aku begitu angkuh dan terlalu sibuk dengan segala aktivitas dunia…kuacuhkan kehadirannya…malah kuumpat karena membuat aktifitasku terhambat

Tapi hujan tak peduli…dia terus…dan terus menyapa dan mengusikku…dan berusaha mencoba menggoyahkan konsentrasiku

Dari jauh terlihat segerobol anak dengan senangnya

Bersorak, menyambutmu… di telapak tangan munggil mereka, sambil berkerjar-kejaran

Akhirnya, ada juga manusia yang mau bersahabat denganmu…anak kecil yang polos dan bermata bening itu…

Anak-anak pingiran …anak-anak penghias simpang lampu merah…anak-anak yang tak tahu dimana orang tuanya…anak-anak yang tak punya rumah…

Merekalah yang menyambutmu dengan gembira!

Membuatku tertunduk, “Malu”

Karena mereka jauh lebih menghargai karunia dan lawatan Tuhan, daripada Aku.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: